Zlatan Ibrahimovic Minta PSG Jaga Konsistensi

Namun itu tidak membuatnya acuh terhadap timnya tersebut dimana ia meminta ke depannya PSG harus bisa konsisten selama semusim penuh atau sekitar 10 bulan lamanya, tak hanya dalam satu atau dua bulan saja bisa berada dalam kondisi terbaik.
Kekecewaan Ibrahimovic timbul setelah timnya tersingkir dari Liga Champions atas Manchester City. PSG yang bermain luar biasa di fase grup, minus kekalahan dari Real Madrid, dan dilanjutkan dengan keberhasilan mengandaskan Chelsea di babak 16 besar, justru tak berkutik dalam dua pertandingan menghadapi City di semifinal.
Menurut striker Timnas Swedia tersebut, itu semua diakibatkan karena timnya tidak bisa menjaga konsistensi. Hal tersebut ia rasa menjadi faktor penting dalam perjalanan tim yang bisa menjadi juara karena memang sulit untuk mendapatkan konsistensi selama satu musim kompetisi.
Ini bukan masalah siap atau tidak, tapi soal momen. Kami punya tim dan semua tentang momen saja. Semuanya berkata pada awal musim oh la la, oh la la, namun ketika momen tersebut datang, semua bisa menjadi berbeda, jelas Ibrahimovic.
Musim berjalan panjang, saya selalu katakan satu musim itu 10 bulan, tidak hanya satu atau dua bulan. Kami harus berada dalam kondisi terbaik selama 10 bulan, bukan satu sampai dua bulan saja. Jadi jika mereka bisa berkata oh la la pada awalnya, maka itu harus bertahan hingga akhir musim. Ini semua bukan karena siap atau tidak.
Kontrak Ibrahimovic sendiri akan berakhir pada selesainya musim ini. Belum diketahui apakah PSG akan memperpanjang kontraknya atau tidak karena baik pihak klub maupun Ibrahimovic sendiri masih bungkam soal hal tersebut.

carhartt-japan.com judi bola online terpercaya Sumber: Sidomi