Diasuh Rodgers, Sakho Bak Disekap di Ruang Bawah Tanah

– Christian Benteke mengungkapkan bahwa Mamadou Sakho pernah curhat kepadanya ia merasa bagaikan tersekap di ruang bawah tanah saat Liverpool diasuh Brendan Rodgers . Sakho gabung Liverpool pada tahun 2013 lalu dari PSG. Di dua musim pertamanya di Anfield, bek asal Prancis ini lebih banyak dicadangkan oleh Rodgers. Manajer asal Irlandia Utara itu lebih suka memainkan Martin Skrtel dan Dejan Lovren. Namun jelang akhir masa pengabdian Rodgers di Anfield, Sakho mulai sering mendapat kesempatan main. Ia akhirnya terus dipercaya untuk mengawal lini belakang Liverpool di era Jurgen Klopp . Benteke sendiri sekarang justru mengalami nasib yang bertolak belakang dengan rekannya itu. Namun ia mengaku keadaan bisa berubah dengan cepat. “Sakho mengatakan pada saya bahwa di bawah asuhan Rodgers, ia bagaikan berada di gudang bawah tanah. Ia bahkan tak berada di bangku cadangan, namun di tribun penonton,” beber pemain asal Belgia ini pada majalah Sport Voetbal . “Hal yang harus Anda ingat adalah ketidak beruntungan seseorang berbuah kebahagiaan pada orang lain. Itulah sepakbola. Anda tak memiliki jaminan apapun,” tandasnya. (spv/dim) Baca Juga: Lawan Soton Liverpool Harusnya Mainkan Toure, Bukan Skrtel Setelah Matip, Liverpool Diprediksi Bakal Beli Bek Tengah Lagi Terus Jadi Cadangan, Benteke Isyaratkan Out dari Liverpool Liverpool Terdepan Kejar Marc Bartra Benteke Bantah Tak Cocok Dengan Gaya Main Klopp Benteke Mengaku Dicueki Oleh Klopp Dortmund Ganggu Upaya Liverpool Goda Gotze Nevin: Efek Klopp, Liverpool di Liga Champions Musim Depan Benteke Kini Sesali Gabung Liverpool Lovren dan Sakho, Duet Bek Tengah Terbaik Liverpool West Ham Akui Tertarik Benteke

Sumber: Bola.net