Charta Politika: Busyro Lebih Matang

Rimanews – Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya, mengatakan Wakil Ketua Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan sosok yang cenderung bersih dari isu-isu pribadi. “Apalagi yang berkaitan dengan kapasitasnya sebagai penegak hukum,” kata Yunarto di Jakarta, kepada Rimanews, Selasa (11/8). Dikatakan Yunarto, yang terpenting dari mantan Ketua Komisi Yudisial (KY) ini adalah lebih matang dalam memposisikan diri sebagai penegak hukum, yang tidak boleh bersentuhan dengan urusan politik. “Baik dalam konteks keberpihakan ataupun statemen-statemennya,” ujarnya. Hal ini, menurut Yunarto, berbeda dengan Abraham Samad, yang beberapa kali statemennya menimbulkan kontroversi secara politik. “Termasuk dalam konteks rencana pencalonan sebagai cawapres beberapa waktu lalu.” Baca Juga Kader Mendukung Anies-Sandi, PDIP Dinilai Tetap Solid Beban Moral Partai NasDem Menangkan Ahok Partai Pendukung Tidak Lagi All Out Menangkan Ahok Masa jabatan Busyro Muqoddas akan berakhir pada 10 Desember 2014. Tapi Busyro masih bisa mendaftarkan diri kembali menjadi calon pimpinan KPK, karena belum dua kali menjabat sebagai pimpinan KPK. Akankah Busyro kembali mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan KPK setelah Presiden membentuk Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan KPK?[] Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Yunarto Wijaya , Charta Politika , Busyro Muqoddas , Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan KPK , politik , Nasional

Sumber: RimaNews