Bersama Dunga, Brasil Terapkan False Nine

Metrotvnews.com, Sao Paulo: Carlos Dunga melakukan eksperimen berani di kesempatan keduanya melatih Timnas Brasil. Dia mengadopsi sistem false nine alias tanpa striker murni. Sejauh ini, eksperimen yang dilakukannya cukup berhasil. Dalam dua laga uji coba yang telah dilakoninya sejak ditunjuk menggantikan Luiz Felipe Scolari usai Piala Dunia 2014 lalu, Dunga sukses memberikan dua kemenangan. Pertama lawan Kolombia dan kedua Ekuador dengan skor sama, yakni 1-0. Baca juga Bersama Tite, Brasil Diyakini Bisa Juara Piala Dunia Ronaldinho Curhat Soal Kariernya Rivaldo Optimistis Timnas Brasil Bisa Sumbang Emas di Olimpiade Brandconnect Mengenal Lebih Dekat Penjara Tasmania di Hobart Dalam sistem false nine yang diterapkannya kali ini, Dunga menempatkan sang kapten, Neymar da Silva dan bomber Atletico Mineiro, Diego Tardelli untuk bergantian bertindak sebagai striker palsu itu. Perubahan ini dilakukan Dunga menyusul performa buruk deretan striker Brasil di Piala Dunia lalu. Di kejuaraan itu, Brasil mengandalkan Fred dan Jo sebagai striker, namun keduanya gagal menunjukkan performa maksimal. Meski Brasil sukses melaju hingga semifinal, namun kontribusi gol justru mayoritas lahir dari lini kedua. Neymar yang kala itu bermain di posisi agak melebar, tampil sebagai top scorer dengan empat gol. “Ini adalah kali pertama Brasil bermain tanpa referensi di lini serang (target man), dan itu sangat sulit. Jadi, kami harus berbicara dengan mereka. Pergerakan pemain harus disinkronisasikan, harus ada orang di area (striker) ketika kami menyerang,” ujar Dunga. Meski demikian, Dunga mengaku belum sepenuhnya yakin akan terus menggunakan sistem ini. Dia tetap ingin menjaga tradisi Brasil yang diketahui selalu memiliki striker-striker hebat. “Kami akan tetap melakukan observasi pada para pemain dan memperhatikan mereka yang bermain,” imbuh mantan kapten Brasil yang sebelumnya sempat dipercaya menukangi Selecao pada 2006-2010. (Reuters) (ACF)

Sumber: MetroTVNews