PSSI Pegang Asas Praduga Tak Bersalah

Menyikapi hal ini, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI tampaknya tetap akan mempertahankan La Nyalla Matalitti dengan berdasarkan asas praduga tak bersalah.
Kami dari PSSI sudah mendengar kabar itu. Pak La Nyalla Matalitti tetap ketua umum PSSI meskipun dia tersangka, karena dia tidak melanggar statuta, kata salah anggota Exco PSSI, Erwin D. Budiawan, beberapa waktu lalu.
Di statuta dijelaskan, bahwa tersangka tetap bisa jadi ketua umum PSSI. Jadi, posisinya tidak akan diganti, lanjutnya.
Hal senada juga ditandaskan oleh anggota Exco PSSI yang lain yaitu Toni Apriliani. Kami sekarang masih asas praduga tak bersalah. Jadi, apapun itu kami masih berjalan sesuai rencana, seperti menggelar Indonesian Super League (ISL), dan lain-lain. Toh, kendalinya akan ada 14 anggota Exco lagi, paparnya.
Ada dua alternatif. Pertama, kalau PSSI sudah menerima surat penetapan tersangka kepada Pak La Nyalla Matalitti, Exco PSSI bisa saja mengadakan emergency meeting. Dan itu bisa saja dilakukan 1-2 hari karena sifatnya emergency karena biasanya rapat itu diumumkan dua atau tiga minggu berikut materinya, imbuh Toni Apriliani.
Rapat emergency pun dilakukan bersama Pak La Nyalla Matalitti. Langkah-langkahnya, tergantung Pak Nyalla, apakah sanggup mengurus PSSI sekaligus proses hukum, atau didelegasikan ke orang lain. Exco PSSI dan Pak Nyalla yang menentukan itu, tandasnya.

carhartt-japan.com Situs Bola Online dengan bonus deposit 30% Sumber: Sidomi