Nelayan Temukan Jasad Wisatawan yang Tenggelam di Pelabuhan Ratu

liputan6 Nelayan yang melaut menemukan jasad wisatawan merupakan korban terakhir kecelakaan laut hilang tenggelam di Pantai Katapang Condong, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

“Penemuan korban diketahui bernama Anas Budi Setiawan (18) warga Kampung Cerewet, Cikupa, Tangerang Selatan, Banten yang hilang tenggelam ketika berenang di Pantai Katapang Condong, Desa Citepus tersebut berkat informasi nelayan yang tengah melaut,” kata Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi Okih Fajri, Jumat (30/6/2017).

Keterangan yang dihimpun dari anggota SAR, jasad korban ditemukan sekitar pukul 07.15 WIB di perairan Pantai Sukawayana Tengah sekitar 7 mil laut dari tempat kejadian.

liputan6 Saat ditemukan jasad pemuda itu dalam kondisi tertelungkup dan masih menggunakan pakaian yakni celana pendek dan kaus hitam.

Menerima laporan tersebut, anggota Polair Polres Sukabumi, Tim SAR FKSD, dan relawan lainnya langsung mengevakuasi jasad korban melalui Dermaga Palabuhanratu dan dibawa ke RSUD Palabuhanratu untuk divisum.

Pada tubuh korban terdapat beberapa luka seperti di wajah diduga saat tenggelam dan terombang-ambing di laut terbentur karang.

liputan6 Namun, kondisinya masih utuh dan saat ini sedang diurus oleh pihak rumah sakit seperti dimandikan dan dikafani, kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

“Dengan telah ditemukan korban terakhir ini, maka operasi SAR ditutup. Tapi, anggota kami masih bersiaga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi kembali,” katanya.

Kepala Divisi Operasional dan Latihan Balawista Palabuhanratu Sukabumi, Asep Edom Saepuloh mengatakan sejak H+1 hingga H+5 Lebaran, sebanyak 33 wisatawan mengalami kecelakaan laut, dengan rincian 28 orang terselamatkan dan lima lainnya meninggal dunia.

Adapun petugas keamanan yang melakukan operasi SAR serta menjaga aktivitas wisatawan yakni Balawista, Basarnas, PMI Kabupaten Sukabumi, Pramuka Peduli, Polair, TNI AL, SARDA, dan relawan lainnya.

“Hingga kini wisatawan masih cukup padat pada beberapa titik, tetapi tidak sepadat pada H+2 hingga H+3 Lebaran. Ratusan anggota kami masih bersiaga di lokasi untuk melakukan pemantauan dan pengamanan,” ujarnya. liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *