Sulitnya Jadi Wasit Futsal, Antara Ketegasan, Tantangan, Dan Respect

Wasit futsal selalu menjadi sorotan utama dalam setiap pertandingan, terkait keputusan-keputusannya yang bisa merubah dan menentukan jalannya suatu pertandingan. Begitu pentingnya wasit dalam suatu pertandingan maka dapat dikatakan mereka memiliki tugas dan tanggung jawab yang sangat besar. Mereka harus memiliki kejelian dan ketegasan dalam setiap memimpin pertandingan. Namun, mereka juga tetap harus mendapat perlindunagn dan juga respect dari semua pihak yang bertanding. Ikhwan Budi Laksono selaku wasit nasional dan juga wasit futsal FIFA (meski sekarang dibekukan) bercerita betapa besar tanggung jawab yang ia bawa. Ia pun setiap kali memimpin selalu ingin memajukan futsal Indonesia dengan menerapkan secara benar semua peraturan futsal FIFA. “Saya setiap kali bermain selalu mengedepankan peraturan futsal FIFA. Makanya saya setiap kali memimpin pertandingan selalu cerewet dengan semua hal secara mendetail. Mulai dari pergantian pemain, pengenaan rompi, dan yang terutama tentu saja jalannya pertandingan,” ujar Ikhwan kepada Bolalob. “Namun, wasit juga butuh perlindungan dan juga respect dari semua pihak. Contoh terbaru adalah saat saya memimpin pertandingan antara Vamas Mataram melawan WPK Pinky Boys di Piala Gubernur NTB 2015 kemarin,” ungkap Ikwan. “Pemain Pinky Boys saya beri kartu kuning karena mengucapkan kata-kata kasar kepada wasit, dan ternyata ia mendorong saya dan jelas saya langsung memberikan kartu merah. Efeknya ternyata para pemain Pinky Boys mengerubungi saya terkait keputusan tersebut hingga membuat pertandingan ditunda.” “Keputusan saya tersebut diminta untuk dianulir, tapi jelas saya tidak akan menganulir keputusan yang sudah saya buat karena sebagai wasit FIFA tidak bisa asal menarik keputusan yang sudah diputuskan. Maka saya membuat surat pernyataan terkait kasus tersebut sekaligus mundur dari pertandingan dan dilanjutkan wasit lain, tapi saya jelas tidak merubah keputusan kartu merah tersebut,” jelas Ikhwan yang selalu menyatakan jika wasit harus tegas dengan setiap keputusannya. “Bisa dikatakan wasit tidak terlindungi dengan baik saat pertandinagn tersebut. Jadi, perlindungan wasit juga diperlukan terkait tekanan dan intimidasi. Selain itu, pemain juga harus memberikan respect kepada wasit dengan semua keputusannya. Wasit juga harus tegas dan benar dalam setiap memimpin pertandingan. Dan saya selalu berpegang teguh dengan peraturan futsal FIFA.” “Penting bagi setiap wasit menjalankan peraturan futsal FIFA dengan benar karena kualitas wasit akan ditentukan bagaimana ia memimpin pertandingan. Dan saya selalu tegas dan yakin dengan setiap keputusan yang saya ambil. Saya pun berharap semoga semakin banyak wasit yang berkualitas untuk membantu mengembangkan futsal Indonesia,” pungkasnya. ( Foto: Bolalob )

Sumber: Bolalob