Warga Membludak, Polisi Pasang Garis Pembatas

Rimanews – Jalan Tebet Utara I diisolasi sementara waktu akibat reka ulang yang tengah dijalani M. Prio Santoso, tersangka pembunuhan Dedeuh Alfisahrin alias Tata_Chubby. Bahkan, disekitar kos bernomor 15 C itu dibentangkan garis polisi. Pantauan Rimanews di lokasi, Rabu (6/5/2015), akibat membludaknya warga yang ingin menyaksikan bagaimana adegan M. Prio membunuh janda cantik Deudeuh membuat pihak Kepolsian membentangkan garis polisi berbentuk persegi mengitari indekos tiga lantai itu. Baca Juga Anas Urbaningrum imbau kader Demokrat gabung Hanura Sidang dipindah, Ahok: saya nurut saja Banser ingin bantu amankan natal, ini respons Kapolda Metro Hingga kini M. Prio sedang menjalani reka ulang pembunuhan di kamar Deudeuh di lantai tiga indekos. Rencananya, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya akan melanjutkan reka ulang bagaimana Prio meninggalkan indekos menggunakan taksi, hingga membuang kunci kos Deudeuh di sekitar Stasiun Cawang. Seperti diketahui, Deudeuh alias Tata_Chubby alias Epi ditemukan tewas dalam kondisi bugil dan jeratan kabel di leher. Mulut korban juga tersumpal kaos kaki warna hitam. Epi yang berprofesi sebagai wanita panggilan ini diduga tewas beberapa jam sebelum ditemukan. Hal ini merujuk pada kondisi dan bau tak sedap dari jenazah korban. Beberapa hari kemudian, polisi menangkap pelaku pembunuhan Deudeuh di tempat tinggalnya, Jonggol, Kabupaten Bogor. M Prio Santoso, pelaku pembunuhan mengakui bahwa dirinya menghabisi Deudeuh karena kesal disebut bau badan. Prio mencekik Deudeuh saat tengah bercinta. Dia kemudian menjerat leher korban dan kabel serta menyumpal mulutnya dengan kaos kaki. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : pembunuhan tata chuby , deudeuh , Tebet , hukum , Nasional

Sumber: RimaNews