SVD menjawab kritik

Sindonews.com – Perjudian Persib Bandung terjawab. Empat gol dari empat pertandingan sudah cukup membungkam kritikan yang sempat dialamatkan sejumlah pihak ketika Maung Bandung memutuskan mendatangkan Sergio Van Dijk. Tak sedikit yang menyebut jika Maung Bandung boros dan terlalu berani mendatangkan Sergio. Tidak hanya itu, kedatangan Sergio juga dikhawatirkan bakal merusak ritme di internal tim dan kepentingan teknis tim. Sebab dengan komposisi pemain depan yang dimiliki, memungkinkan Djanur untuk mengorbankan satu gelandang demi memberikan tempat buat Sergio. “Sekarang semua tahu dan paham. Kita tidak salah memilih Sergio Van Dijk,” ungkap Umuh seolah menjawab semua kritikan yang sempat diterimanya ketika mendatangkan Sergio ke Persib. Perjuangan Persib mendatangkan Sergio sendiri cukup berliku dan memakan waktu. Sejak menyatakan diri tertarik merekrut Sergio dari Adelaide United pada bulan September 2012. Persib baru bisa memastikan transfer Sergio pada 11 Februari lalu bertepatan dengan rampungnya proses naturalisasi Sergio. Dua gol yang dilesakan Sergio ke gawang Persija Jakarta, Minggu (3/3) lalu. Mengukuhkan nama Sergio sebagai striker tersubur di Persib bersama Kenji Adachihara dengan koleksi empat gol. Namun Sergio lebih baik dalam hal efektivitas karena hanya butuh empat laga atau rata-rata 1 gol per pertandingan. Sedangkan Kenji membutuhkan delapan partai untuk mencapai jumlah gol yang sama dengan Sergio. Lebih dari itu gol kedua Sergio ke gawang Persija menggambarkan jika striker berusia 30 tahun itu, memiliki presisi, akurasi, power dan teknik memadai. “Saya rasa semua pelatih di Indonesia sepakat kalau Sergio Van Dijk adalah striker terbaik di Indonesia saat ini,” puji pelatih fisik Persija, Ega Raka Ghalih. Sergio sendiri mengaku beruntung bisa menciptakan gol indah yang disambut riuh sekitar 25 ribu Bobotoh yang hadir langsung menyaksikan duel panas edisi ke-31 sejak kedua tim berkiprah di kompetisi profesional. “Saya dribble bola, lalu saya lihat ada kesempatan untuk menendang. Saya coba tendang dengan keras dan bola masuk. Saya merasa lucky,” tutur Sergio. Berkat dua kemenangan di dua laga kandang. Persib kini mulai menatap posisi papan atas di klasemen sementara Indonesia Super League (ISL). “Patut disyukuri karena kita harus lebih banyak mendapatkan poin untuk mengejar ketertinggalan dari tim lain,” tandas Sergio. Usai menghadapi Persija, Persib akan melakoni dua laga tandang. Masing-masing melawan Sriwijaya FC, Sabtu (9/3) dan menjalani derby Bandung melawan Pelita Bandung Raya yang dijadwalkan digelar di Stadion Siliwangi, 13 Maret mendatang. ( wbs ) dibaca 1.552x

Sumber: Sindonews