Produksi Garam Berlimpah, Petani Syukuran

INDRAMAYU (Pos Kota) – Petani garam di Desa Parean Girang, Kandanghaur, Indramayu, Jawa Barat, bersyukur. Sebagai wujud rasa syukur atas keberhasilan produksi garam yang melimpah pada musim kemarau 2015, mereka menggelar labuhan atau syukuran, Rabu (21/10/2015). Kegiatan itu dilaksanakan di Blok Tempalong, Desa Parean Girang. Puluhan petani garam, termasuk istri dan anak, berdatangan. Sejak subuh, mereka sibuk memasak nasi dan lauk yang ditempatkan pada bakul atau baskom. Sekitar pukul 07:00, masakan itu dibawa ke tempat labuhan atau syukuran. Setelah makanan terkumpul, Ketua Kelompok Tani Garam, Mastumi, beserta puluhan anggota dan keluarga bersama-sama memanjatkan doa. Selain bersyukur pada Alla h SWT, mereka juga berharap tahun depan bisa kembali sukses memproduksi garam tanpa ada gangguan atau halangan. “Kami juga mengharapkan semoga anggota kelompok tani garam beserta keluarganya senantiasa sehat, mendapatkan berkah dan perlindungan dari Allah SWT sehingga mampu melaksanakan kewajiban mencukupi semua kebutuhan keluarga masing-masing,” kata Sana, petani garam. Menurutnya, produksi garam tradisionil yang dilakukan masyarakat Desa Parean Girang pada tahun ini hasilnya sangat memuaskan. Ratusan ton garam berhasil diproduksi masyarakat selama beberapa bulan terakhir ini. Produksi garam yang sangat bagus itu kata petani garam karena didukung cuaca yang panas tanpa dibarengi hujan. Setiap petani garam di Desa Parean Girang selama musim produksi garam 2015 mampu menghasilkan garam hingga mencapai puluhan ton. Sebagian garam produksi para petani itu disimpan. Sebagian sudah dijual ke tengkulak untuk menutupi kebutuhan hidup sehari-hari dengan harga bervariasi antara Rp250 per Kg – Rp300 per Kg. (taryani/yp)

Sumber: PoskotaNews