Arema Sibuk Mencari Pelatih Baru Sekaligus Asistennya

BERITA TERKAIT Neymar Tak Akan Bunuh Diri Demi Ballon dOr Manny Pacquiao Disarankan Maju Jadi Presiden Filipina Rio Haryanto Urutan ke-12 Daftar Pembalap Terbaik di F1 2016 Bek Tangguh Ini Pilih Tetap Bertahan INDOPOS.CO.ID – Manajemen Arema FC bergerak cepat setelah gagal mencapai kesepakatan dengan Milomir Seslija untuk membesut tim di 2017 mendatang. Selain itu, tugas mereka juga bertambah, karena satu tim pelatih yakni I Made Pasek Wijaya sebagai asisten pelatih telah resmi mengundurkan diri. “Tugas kami sekarang tidak hanya mencari pelatih kepala, tetapi juga asisten pelatih setelah Made Pasek pasti pindah ke Bali United,” ujar General Manager Arema, Ruddy Widodo. Dia mengatakan, belum bisa menyampaikan siapa pelatihnya. Sekalipun kabar yang beredar saat ini menyebutkan jika Aji Santoso telah dipilih sebagai pembesut tim yang bermarkas di Stadion Kanjuruhan tersebut. Masih ada beberapa hal yang perlu dibicarakan baik dari Arema dan tim pelatih, sehingga resmi menjadi pelatih Alfarizi dkk. Ruddy hanya memastikan, segala pembicaraan dengan pelatih yang dimaksud, kelar Kamis (22/12). Selisih satu hari, baru dirinya akan mengenalkan, termasuk dengan asisten pelatih yang bisa saja sesuai dengan permintaan pelatih baru Arema. “Saya tidak bisa mengenalkan hari ini karena memang masih melengkapi susunan tim pelatih. Baik itu pelatih kepala atau satu asistennya,” papar dia. Akan tetapi, dia coba memberikan sedikit ciri dari pelatih yang kini intens berkomunikasi. Gaya Malangan yang bermain tanpa takut sekalipun menghadapi lawan tangguh, ada pada sosok pelatih tersebut. Selain itu, pelatih yang dimaksud juga rekomendasi dari para asisten pelatih, terutama Joko Susilo. “Paling utama dia harus bisa berkomunikasi dengan para asistennya. Ada Kuncoro dan Gethuk (Joko Susilo, Red) di tim ini. Pelatih baru, tentu bisa bekerja sama dan menampilkan permainan Arema seperti dulu,” urai dia panjang lebar seperti diberitakan Malang Post (Jawa Pos Group) hari ini. Menurutnya, di era Milo, permainan Arema memang tangguh, bagus dan sukar dikalahkan. Akan tetapi, dia tidak bisa memungkiri ada sesuatu yang kurang dan hal itu kencang pula disampaikan oleh Aremania. “Itu salah satu pertimbangan juga. Setelah dianalisa, pelatih yang kami bidik, cocok. Tetapi itu juga bukan murni pilihan saya atau manajemen. Pastinya kami berbincang dengan calon rekan kerjanya dalam hal ini asisten pelatih,” tambahnya. Namun, dia juga buru-buru menolak ketika ciri tersebut mengarah pada sosok Aji Santoso. Dia malah menyebutkan bisa saja M. Basri, yang notabene adalah senior dari Aji dan Gethuk. “Basri kan yang mendidik Gethuk dan Aji, siapa tahu itu pelatihnya,” sebut dia. (ley/han/ray/jpnn)

Sumber: Indopos