39 Perusahaan di Banten Ajukan Penangguhan UMK 2017

Serang – Sebanyak 39 perusahaan di wilayah Provinsi Banten mengajukan penangguhan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2017. Perusahaan yang mengajukan penangguhan tersebut beralasan tidak mampu membayar karyawan sesuai nilai UMK yang telah ditetapkan oleh Pemprov Banten. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten, Al Hamidi mengatakan, 39 perusahaan tersebut tersebar di delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten. “Setelah pengajuan, selanjutnya kita lihat dulu nanti, apakah benar tidak mampu atau seperti apa. Kita akan melakukan verifikasi untuk memastikan apakah alasan yang digunakan pihak perusahaan untuk menangguhkan UMK 2017 itu sesuai fakta atau tidak. Jika benar tidak mampu maka akan kita izinkan,” ujar Al Hamidi di Serang, Senin (19/12). Al Hamidi berharap perusahaan yang tidak mampu untuk juga ikut mengajukan penangguhan UMK, karena jika tidak, perusahaan tersebut akan dianggap mampu untuk membayar karyawan sesuai ketatapan UMK 2017. “Kita berharap perusahaan mengajukan jika tidak mampu, daripada tidak mengajukan tapi tidak memberikan sesuai ketentuan. Kita minta perusahaan taat aturan, akan kita awasi secara ketak,” tegasnya. Laurens Dami/YUD Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu