Ketika Cristiano Ronaldo Bukan Lagi Penaldo Si Raja Penalti

Namun di sisi lain, julukan Penaldo juga secara tersirat menunjukkan aspek penalti CR7 yang lebih baik dibandingkan dengan para rival, misalnya Lionel Messi. Hanya saja, Carlos Kameni membuat julukan Penaldo tidak berlaku untuk Malaga. Mengapa demikian?
Sejak mendarat di Liga Spanyol, berdasarkan data MiterChip, Cristiano Ronaldo baru tujuh kali gagal mengeksekusi tendangan penalti. Namun, tiga di antaranya terjadi pada sebuah klub yang sama: Malaga. Eksekusi Ronaldo pernah dijinakkan Willy Caballero, yang sekarang menjadi kiper Manchester City.
Eksekusi kedua Cristiano Ronaldo ke gawang Malaga, berakhir dengan membentur tiang gawang. Saat itu Carlos Kameni yang berperan sebagai kiper. Sementara eksekusi paling belakangan terjadi pada Minggu (21/2) kala Carlos Kameni secara jitu berhasil menebak bola tembakan CR7.
Kegagalan Ronaldo ketika berhadapan dengan Carlos Kameni ini juga menjadi semacam kutukan tersendiri. Sudah tiga kali mengirim penalti melawan kiper internasional Kamerun itu, Cristiano Ronaldo cuma bisa sekali membobol gawang Kameni.
Tapi, Cristiano Ronaldo tidak perlu berkecil hati. Pasalnya, Carlos Kameni memang dikenal sebagai salah satu kiper spesialis penolak tendangan penalti di Liga Spanyol. Posisi tertinggi dipegang oleh Diego Alves, kiper Valencia. Ia mampu mematahkan 43 persen penalti yang dihadapi.
Sementara itu, Kameni memiliki rata-rata 25 persen menggagalkan eksekusi penalti lawan. Hal ini setara dengan 10 penyelamatan dari 40 kali menghadang penalti.

carhartt-japan.com judi bola online terpercaya Sumber: Sidomi