Kemenpora Kecam Tindakan Anarkis Terhadap Wasit

Terjadi aksi pemukulan dan pengeroyokan terhadap wasit yang dilakukan oleh pemain Persinga di laga tersebut.
Melalui surat bernomor 737/D.IV/VIII/2016, Kemenpora merilis pernyataan sikap atas insiden memalukan tersebut. Kemenpora juga meminta kepada PT Gelora Trisula Semesta selaku operator untuk segera melaporkan secara lengkap kejadian itu.
Kemenpora menyampaikan sikap keprihatinan yang mendalam terhadap insiden tersebut dan meminta kepada PT Gelora Trisula Semesta (GTS) sebagai penanggung-jawab kompetisi Indonesia Soccer Champhionship (ISC) sebagaimana tertulis dalam permohonan rekomendasinya kepada Menteri Pemuda dan Olahraga pada tanggal 18 April 2016, untuk melakukan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku sesuai dengan Regulasi ISC.
Kemenpora juga meminta kepada PT Gelora Trisula Semesta untuk bertanggung-jawab terhadap insiden tersebut sesuai dengan ruang lingkup tanggung-jawab yang dimilikinya tersebut dalam Regulasi ISC.
Lebih lanjut dalam Regulasi ISC selain disebut bahwa PT Gelora Trisula Semesta bertanggung-jawab terhadap penyelenggaraan dan pelaksanaan ISC sesuai dengan kewenangan yang dimilikinya, juga disebutkan tentang kewajiban integritas klub yang berpartisipasi dalam ISC, tanggung-jawab klub terhadap tingkah laku pemain, official, personil, penonton serta setiap orang dalam tugasnya di pelaksanaan ISC, dan lain sebagainya.
Dilanjutkan oleh Kemenpora, Untuk menjamin kejadian serupa baik keributan maupun kerusuhan tidak terjadi lagi, PT Gelora Trisula Semesta akan mengambil alih fungsi koordinasi keamanan terhadap pertandingan-pertandingan di ISC 2016 yang termasuk dalam kategori big match atau high risk match.

carhartt-japan.com judi bola online terpercaya Sumber: Sidomi