Seleksi Pemain Pra PON Jawa Tengah Membutuhkan Waktu Dua Tahun

Tim Pra PON Jawa Tengah (Jateng) yang dipersiapkan untuk mengikuti kualifikasi PON Jawa Barat 2016 ternyata telah melakukan pemantauan pemain sejak dua tahun lalu. Wilander Wilmarson kandidat pelatih Pra PON telah ditugasi untuk melakukan pemantauan pemain dan seleksi sejak 2013 lalu. Wilan sapaan akrabnya menyatakan proses pemilihan untuk skuat Pra PON ini sangat panjang mencakup seluruh wilayah di Jawa Tengah. “Pemantauan pemain dimulai dari 2013 dan ada juga pendekatan melalui diskusi dengan pelatih-pelatih lokal,” ujar Wilan kepada Bolalob . “Pengamatan dilakukan dari turnamen-turnamen yang digelar di Jateng, mulai dari KIT Futsalismo 2013 dan 2014 regional Jateng-Solo, PorProv Jateng 2013, JTFC 2014, dan Liga Nusantara 2015,” lanjutnya. “Seleksi sendiri telah melewati Pra Seleksi sebanyak tiga kali, yaitu di Banyumas, Karanganyar Solo, dan Semarang. Total pemantauan meliputi 29 Kabupaten dan 6 Kota mencakup luas wilayah sebesar 34.548 km2.” “Scouting dari dua tahun berhasil mengumpulkan 300-an pemain dan terjaring seleksi ke Semarang sebanyak 57 pemain. Dari 57 jadi 24, dari 24 ke 16 dan akan melakukan promosi dan degradasi hingga entry by name sebelum kualifikasi Pra PON.” “Penilaian sendiri dibantu dari teman-teman di Komunitas Futsal Jawa Tengah (KFJT). Nanti selepas Lebaran akan ada bongkar pasang lagi,” pungkasnya. ( Foto: Bolalob )

Sumber: Bolalob