PT Batam Aero Technic Siapkan 4 Hanggar Standar Eropa

RIMANEWS – PT Batam Aero Technic membuka hanggar pertamanya di Indonesia. Hanggar ini merupakan hangar pertama yang beroperasi. Rencananya, perusahaan perawatan pesawat ini akan membangun empat fasilitas hanggar di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam. “Kami akan memulai perawatan pesawat dari hanggar ini pada bulan Februari,” kata direktur Batam Aero Technic, Romdani Adali Adang di Batam, Senin (27/1/2014). Baca Juga Korban Kecelakaan Pesawat Polri Kembali Ditemukan Kerabat Korban Temukan Puing Diduga Milik MH370 48 Orang Diduga Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Pakistan Jet Hornet Amerika Jatuh di Jepang, Pilot Hilang Kemahalan, Trump Minta Pembuatan Air Force One Baru Dibatalkan Menurutnya, hanggar kedua akan selesai dibangun dalam beberapa bulan ke depan dan dua hanggar sisanya akan selesai akhir Juni. Pesawat pertama yang akan diservis oleh Batam Aero Technic di Batam, adalah C-Chek pada Boeing 737. Masing-masing hanggar memiliki tiga ruang untuk menampung tiga buah pesawat besar tipe narrow bodies secara bersamaan. Batam Aero Technic tidak hanya fokus pada perawatan pesawat tipe 737, tapi juga akan menampung pesawat tipe lain, seperti air bus A320 series dan tipe pesawat wide body. Tiap hanggarnya dapat menampung pesawat besar, seperti airbus tipe A380. Saat ini, Batam Aero Technic telah berinvestasi untuk seluruh fasilitas ini senilai U$ 250 juta dan memiliki 100 engineer dan teknisi di Batam, ke depan, perusahaan terus berkembang hingga mencapai 2000 karyawan setelah empat hangar diresmikan seperti workshop untuk mesin-mesin pesawat, landing gears, auxiliary power units dan komponen beroperasi penuh. “Dapat kita lihat fasilitas maintance berat di Indonesia masih relative sedikit, meskipun faktanya bahwa Indonesia adalah salah satu pasar penerbangan domestik terbesar di dunia. Beberapa maskapai penerbangan bahkan mengirim pesawat mereka keluar negeri untuk melakukan pemeriksaan pesawat.” kata Romdani Romdani mengatakan fasilitas maintenance repair overhaul (MRO) dilengkapi dengan standard sertifikasi European Aviation Safety Agency (EASA) atau badan keselamatan penerbangan Eropa. “Fasilitas ini dapat digunakan pada pesawat dari Lion Group dan afiliasi Lion Group di luar negeri,dan dapat juga di gunakan oleh pihak ketiga, Empat hanggar nanti nya dapat menampung 12 pesawat, yang nanti nya Batam Aero Technic dapat menampung 36 pesawat untuk kedepan nya,” tutup Romdani. (chus) Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Ekonomi , pesawat , Perawatan , STANDAR EROPA , Ekonomi , pesawat , Perawatan , STANDAR EROPA , Ekonomi , pesawat , Perawatan , STANDAR EROPA

Sumber: RimaNews