Pedagang Bogor Tuntut Jaminan Ganti Rugi Penarikan Apel Impor

Rimanews – Sejumlah pedagang buah di Bogor meminta ganti rugi, jika Pemerintah akan menarik dua apel import dari Amerika Serikat jenis Gala Royal dan Grenny Smith yang diduga mengandung bakteri berbahaya Listeria Monocytogenes yang membahayakan tubuh. Yadi Suryadi (38), salah satu pedagang buah di Jalan Veteran, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat mengatakan, kedua jenis apel import itu selama ini cukup laku di pasaran. “Harga jualnya Rp 35-40 ribu per kilogram. Apelnya cukup laku, dibanding apel lokal, seperti apel Malang,” ujar Yadi saat ditemui Rimanews, di lapak dagangannya, Selasa (27/1) pagi. Baca Juga Mahasiswi Tewas di Cafe Palangkaraya Wika Garap Proyek BORR Seksi II B DPR: tak ada Kemiripian uang Rupiah baru dengan Yuan Menurut Yadi, jika pemerintah akan menarik dua jenis apel itu dari pasaran, dia meminta ganti rugi. Pria yang sudah hampir 10 tahun berjualan buah-buahan mengaku belum tahu soal adanya larangan terhadap kedua jenis apel tersebut. “Saya belinya ke agen langsung bayar. Rugi dong, kalau apel itu ditarik, tapi nggak ada ganti rugi,” tegas dia. Sikap senada ditegaskan Mulyawati (45) pedagang buah di Jalan Pandawa, Bantarjati, Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat. “Saya belum tahu kalau apel dari Amerika ini dilarang dijual, karena mengandung bakteri,” katanya. Mulyawati mengatakan, selama ini apel tersebut cukup banyak pembelinya karena rasanya manis dan buahnya renyah. Perempuan ini mengaku bingung jika pemerintah menarik kedua apel dari kiosnya. “Terus gimana kalau ditarik, saya bisa rugi dong. Silakan saja ditarik, tapi harus ada ganti ruginya,” tandas dia. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : apel impor berbakteri , Bogor , bisnis , Ekonomi

Sumber: RimaNews