Leicester City Datang Bulan

Counter Attack vs Possession Football Semua perempuan dewasa yang sehat pasti merasakan betapa tidak menyenangkannya masa-masa datang bulan. Maaf, mungkin agak kasar ilustrasinya, tapi itulah yang sedang dialami oleh Leicester City (LC). Selama satu bulan ke depan LC akan menjalani jadwal yang super berat, diawali dengan kedatangan MU dan diakhiri dengan menghadapi ManCity. Lawan berat demi lawan berat harus dihadapi Leicester City. Ini bertolak belakang dengan 6 pertandingan terakhir mereka yang relatif mudah (Newcastle, Watford, Westbrom, CP, Southampton, dan Norwich). Seperti yang pernah saya jabarkan di artikel ” 3 Kunci Sukses Leicester City ” jadwal yang selama ini tidak teralu berat turut membantu LC meraih posisi paling terhormat di klasmen Liga Inggris saat ini. Jadwal ramah atau tidak, tetap saja ini adalah sebuah pencapaian yang luar biasa, mengingat LC musim lalu setelah 13 pertandingan berada di posisi buncit. Kini mereka berada di nomer 1 klasmen. Wow! Demikianlah roda kehidupan, my friends. Akankah roda kehidupan kembali berputar dan menghantarkan LC ke arah bawah kembali? Satu bulan kedepan akan memberikan jawaban. Inilah bulan pembuktian bagi Leicester City! Preview LC vs MU Kondisi terkini Leicester City siap tempur. Semua pemain inti mereka fit dan siap dimainkan. Berbeda dengan MU, selain Shaw, Carrick dan Valencia, beberapa pemain seperti Rooney, Herrera, dan Jones, sedang kurang fit dan belum tentu bisa dimainkan. Dari segi hasil, pencapaian LC selama 6 pertandingan terakhir (5x menang, 1x seri)memang lebih mentereng dibandingkan MU (3x menang, 2x seri, 1x kalah), tapi harus diingat lawan-lawan MU cukup berat (ManCity, Arsenal, Everton). Pertemuan terakhir mereka di kandang LC musim lalu berakhir 5-3 untuk kemenangan LC dalam sebuah pertandingan yang epic. I still smile when I remember that game. Dalam pertandingan itu LC bertarung dengan begitu bersemangat, sebuah karakteristik yang begitu saya sukai dalam sebuah tim. Bisa dikatakan penampilan tersebut adalah sebuah preview untuk penampilan LC musim ini. Semangat bertanding dan kecepatan dalam bermain menjadi modal LC meraih tempat terhormat saat ini. Karakteristik permainan LC yang penuh semangat terlihat jelas dan digaris bawahi dengan fakta seringnya mereka kembali dari ketertinggalan. Untuk karakteristik LC dalam hal kecepatan bermain terlihat dari statistik counter attack mereka. LC sejauh ini telah berhasil melakukan 11 serangan balik yang diakhiri dengan shoot on goal. Ini merupakan angka tertinggi di BPL sejauh ini. Kemampuan bermain cepat LC dikarenakan mereka memiliki banyak pemain yang memiliki speed yang luar biasa. Tiga diantaranya bahkan merajai speed list BPL; Albrighton di peringkat 3 BPL , Schlupp di peringkat kedua BPL , dan Vardy di peringkat 1 BPL dengan top speed 35,44 km/h! Vardy vs Smalling atau Vardy vs Blind? Angka-angka top scorer sementara BPL, Vardy, sudah pasti luar biasa. Demikian juga dengan statistik Smalling. Pada pertandingan teraskhir MU melawan Watford Smalling lagi-lagi meraih angka-angka tertinggi diantara para defender MU. Super Soccer App mencatat Smalling meraih 158 poin, diantaranya 140 poin diraih saat bertahan. Hebatnya, tingkat kesalahan Smalling lagi-lagi kecil (-7). Bandingkan dengan Blind yang melakukan kesalahan jauh lebih banyak ( -22) dan Young (-35). Dengan kondisi yang sedemikian rupa saya tidak akan heran apabila Vardy diinstruksikan “mencari” Blind dan mencoba menjauh dari Smalling. Sebaliknya, Van Gaal sepertinya akan berusaha mengunci keliaran, kecepatan, dan akurasi Vardy dengan menempatkan Smalling sebagai penjaga setianya. Coba kita perhatikan bersama nanti konstelasi seperti apa yang akan benar-benar terjadi. Yang pasti, demi menyaksikan duel ini saya akan menonton pertandingan ini! I won’t miss it for that reason alone. Counter Attack vs Possession Football Cara bermain MU jelas mengandalkan mengurung lawan. Saat away di Watford, MU mencatat 54% penguasaan bola. Statistik tersebut dipadu dengan statistik 124 umpan sukses di sepertiga pertahanan lawan (dari 172 percobaan umpan), menggambarkan secara jelas cara bermain MU. Bandingkan dengan LC yang sering melakukan counter attack, terutama saat melawan tim tangguh. Kecepatan berlari para pemain LC memang cocok sekali dengan gaya bermain seperti itu. Yang menarik, LC lebih memilih menggunakan kecepatan mereka untuk merobek kotak 16 lawan, ketimbang melakukan shooting jarak jauh. Dari 28 gol yang telah dilesatkan LC tidak satupun diantaranya lahir dari shooting jarak jauh! Bottom Line Berdasarkan berbagai macam info diatas saya berani “memastikan” pertandingan ini akan super seru! Pertandingan akan berlangsung cepat, keras, dan penuh semangat. LC akan mengandalakan kecepatan pemain mereka. Terutama kedua wingers LC akan merepotkan bek sayap MU. Di depan gawang Vardy diharapkan kembali tampil red hot walau ditempel Smalling sekalipun. MU akan mencoba mempergunakan lemahnya barisan pertahanan LC dengan kombinasi-kombinasi tajam di sepertiga pertahanan lawan. Depay, yang pada pertandingan lalu meraih 143 poin namun hampir sama sekali tidak membantu pertahanan , sepertinya akan kembali dipersilahkan untuk fokus menyerang. Depay yang mulai berkembang performanya, bersama Martial, yang dikabarkan telah sembuh, berpotensi menjadi kartu As bagi MU. Hasil akhir? Kemungkinan seri. Salam Super Soccer, @coachtimo www.coachtimo.org

Sumber: Supersoccer.co.id