Lebih Dewasa Setelah Meninggalkan Barca

Dari sekumpulan pemain hebat ke sekelompok pemain berbakat. Bermain bagi salah satu klub sepakbola terbesar dan terhebat di dunia adalah mimpi setiap orang. Untuk saat ini, mimpi tersebut bolehlah kita sebut “bermain di Barcelona.” Mengenakan seragam kebesaran berwarna biru dan merah serta bermain di hadapan lebih dari 99 ribu pasang mata di stadion sakral bernama Camp Nou mungkin akan membuat banyak pemain tergerak hatinya untuk mencoba. Itu untuk beberapa orang yang belum pernah merasakan sensasi mewakili Barcelona. Bagi yang sudah dan sedang merasakan hal yang disebutkan di atas, mungkin mereka tak ingin dan tak pernah ingin untuk berhenti menjadi bagian dari sebuah keluarga besar yang menjadi kebanggaan masyarakat Catalan. Namun tampaknya hal tersebut tak berlaku bagi Jeffrén Isaac Suárez Bermúdez. Di tahun 2011, pemain yang lebih akrab disapa Jeffrén ini memutuskan untuk meninggalkan klub yang sudah ia bela sejak berusia 16 tahun dan hijrah ke ibukota Portugal. Ia memilih untuk bergabung bersama Sporting Lisbon karena tak mendapatkan apa yang ia inginkan di Barcelona. Kepindahan yang terlihat terpaksa ini akhirnya disyukuri oleh sang pemain yang berusia 25 tahun ini. Menurutnya, keputusan yang ia buat sudah tepat dan ia kini berbahagia dengan segala keunikan yang ia dapatkan di Portugal. “Di level pribadi aku telah lebih dewasa,” ujarnya kepada harian Spanyol, AS . “Aku telah berkembang sebagai seorang pribadi. Mungkin aku mengharapkan lebih banyak kesempatan bermain, namun aku berfokus kepada rutinitas latihan dan bermain. “Perbedaan antara Barca dan di sini sangat radikal. Aku pindah dari sekumpulan pemain terbaik dunia ke sebuah kelompok pemain dengan skill tinggi di Portugal.” Tak mengherankan memang jika Jeffren kini merasa lebih berkembang. Selama tiga tahun di tim utama Barcelona, ia hanya 22 kali mendapatkan kesempatan bertanding. Di Sporting sendiri, catatan itu sudah jauh ia lewati dalam waktu kurang dari dua tahun.

Sumber: Supersoccer.co.id