Fabregas Punya Dendam Kepada Chelsea

– Cesc Fabregas mengaku sangat gembira ketika Barcelona mengalahkan Chelsea tiga tahun lalu dan berharap bisa melihat klub asal London itu kembali menderita kali ini. Chelsea kembali akan bertemu dengan Barcelona di semifinal Liga Champions musim ini. Perjumpaan kedua tim ini akan membawa kembali kenangan buruk untuk sebagian besar penggemar Chelsea pada semifinal Liga Champions 2009 ketika gol Andres Iniesta di menit ke-93 menutup perjalanan mereka ke final. Fabregas yang telah kembali ke Nou Camp setelah menghabiskan delapan tahun karirnya di Emirates Stadium kini memiliki kesempatan berhadapan dengan klub yang dibencinya itu. Kebencian Fabregas tersebut dipicu oleh perselisihannya dengan Frank Lampard di final Piala Carling pada akhir 2007, di mana Arsenal harus kalah 2-1 saat itu. Fabregas mengakui sangat berbahagia saat menyaksikan The Blues terdepak dari Liga Champions oleh klub kampung halamannya di tahun 2009. “Malam sebelumnya kami kalah di semifinal bersama Arsenal di Manchester United sehingga saya masih agak kesal,” kenang Fabregas. “Saya sedang di rumah dengan keluarga saya malam itu. Kami akan bermain PlayStation saat yakin Chelsea akan lolos dan kemudian gol (Iniesta) itu tercipta.” “Itu benar-benar kenangan indah karena seluruh keluarga saya adalah pendukung Barcelona.” Sebelumnya banyak yang meramalkan bahwa dengan kemiripannya bermain di posisi Xavi dan Sergio Busquets yang sudah mapan, Fabregas akan membutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkan posisi utama di Barcelona, tetapi pemain 24 tahun yang telah memainkan 25 pertandingan bersama Barcelona itu dengan cepat membuktikan kemampuannya dengan mencetak sembilan gol. Pemain tengah itu mengatakan ia telah matang menjadi pemain yang jauh lebih baik sejak dia kembali ke Catalonia. “Saya tahu posisi saya di lapangan lebih banyak. Sebelumnya saya bebas melakukan apa saja di lapangan saat di Arsenal, dan saya tidak bermain secara taktik. Saya bermain di mana pun saya inginkan, ke atas dan ke bawah. Di sini saya harus bekerja lebih untuk tim.” Meskipun menghabiskan delapan tahun di Arsenal, Fabregas hanya berhasil memenangkan satu penghargaan Piala FA di tahun 2005, yang juga merupakan trophy terakhir yang diperoleh Arsenal. Bersama Barcelona ia kini memiliki kesempatan untuk membuat sejarah pada musim pertamanya di Nou Camp. “Langkah ini telah jauh lebih baik dari apa yang saya harapkan,” kata Fabregas. “Kami akan bermain menghadapi Chelsea dua kali dan kemudian bermain melawan Real Madrid di liga. Mudah-mudahan kami akan memenangi semua pertandingan itu dan memenangkan Liga Champions di tahun pertama saya di Barcelona akan menjadi mimpi yang menjadi kenyataan.” (gl/syp) LIGA CHAMPIONS – Cesc: Memori Gol Iniesta Lecut Motivasi Chelsea

Sumber: Bola.net