Final Copa del Rey 2017 Gagal di Santiago Bernabeu, Luis Enrique: Nggak Penting!

Padahal, harapan klub Catalan adalah, menggelar pesta kemenangan di stadion keramat Real Madrid tersebut. Namun, pelatih Barca, Luis Enrique justru menegaskan, mau main di manapun, hal itu tidak penting. Yang jelas, timnya bakal bertarung dengan Alaves di partai puncak tersebut.
Untuk kesekian kalinya, ketika Barcelona menembus final Piala Raja, Real Madrid menghindarkan Santiago Bernabeu dari peluang menjadi tuan rumah. Final Copa del Rey memang tidak mengikuti babak-babak sebelumnya, yaitu sistem home dan away. Final Copa del Rey dilaksanakan di tempat netral, terutama di stadion dengan kapasitas paling ideal.
Musim ini, Barcelona yang berasal dari Catalonia dan Alaves yang datang dari Basque bersua. Tempat paling netral dengan kapasitas stadion yang memenuhi syarat tentunya Santiago Bernabeu. Namun, pada saat tersebut, Real Madrid masih mengerjakan renovasi stadion sehingga laga tak mungkin dilaksanakan di sana.
Banyak yang menyebut, ini hanya akal-akalan Real Madrid saja supaya terhindar dari aib merasakan kemenangan Barcelona di Bernabeu. Namun pelatih Barca, Luis Enrique justru tidak mau ambil pusing. Lucho enggan terjebak dalam kontroversi soal Madrid, dan memilih jawaban diplomatis yang tak menyudutkan mantan timnya itu.

Katanya, Kami (Barcelona) punya pengalaman bermain di final di Camp Nou (musim 2015, melawan Athletic Bilbao) dan di (Vicente) Calderon (pada 2016, melawan Sevilla), dan kami menyukai dua stadion tersebut.
Yang paling penting adalah, bermain di final, dan melakukannya di tempat yang tepat, yang memiliki banyak kursi sehingga banyak orang yang mampu menyaksikan pertandingan.
Lucho sendiri, menegaskan, Kontroversi yang muncul setiap tahun (soal stadion yang bakal dipakai untuk final Copa del Rey yang melibatkan Barca), sama sekali tidak membaut saya tertarik.

carhartt-japan.com Situs Bola Online dengan bonus deposit 30% Sumber: Sidomi