Cristiano Ronaldo Siap Tiru Jejak Zinedine Zidane Jadi Pelatih Pasca Pensiun

Meskipun demikian, CR7 mengaku saat ini belum terlalu memikirkan hal tersebut. Ia lebih fokus untuk membantu Real Madrid meraih gelar Liga Champions dalam dua musim beruntun.
Dalam tiga musim terakhir, Real Madrid mampu meraih dua gelar tambahan Liga Champions, hingga Los Blancos menajamkan rekor dengan 11 trofi di kompetisi elite antar klub Eropa tersebut. Namun, tidak ada batas bagi Cristiano Ronaldo. Ia ingin Madrid menjadi tim pertama yang bisa mempertahankan gelar Liga Champions sejak era baru dimulai.
Kami mampu juara Liga Champions dua kali beruntun. Ketika Anda bermain untuk Real Madrid, Anda harus percaya mampu mewujudkannya. Kami punya tim hebat dan manajer hebat pula. Kami memiliki pengalaman dari tahun lalu. Kami tahu kompetisi berat dan butuh sedikit keberuntungan. Tapi, (juara beruntun) adalah tantangan bagus bagi kami dan klub.
Di usia 31 tahun, Cristiano Ronaldo selalu menyebut masih bisa bermain hingga sepuluh tahun lagi. Meskipun demikian, ia tetap ditodong pertanyaan tentang yang bakal dilakukannya setelah pensiun. Dengan kapasitas Ronaldo sebagai pemain besar, banyak yang berharap ia mengikuti jejak sekian bintang yang kemudian menjadi pelatih mumpuni. Di era ini, sebut saja nama Pep Guardiola, Diego Simeone, hingga juru taktik Los Blancos saat ini, Zinedine Zidane.

Tentang yang satu ini, Ronaldo mengaku, Saat ini saya tidak ingin menjadi manajer. Dalam beberapa tahun, banyak orang yang akan berkata saya punya profil tepat (sebagai manajer), tapi saya tidak ingin mendapatkan posisi tersebut. Segalanya terlalu rumit.
Saat ini, saya hanya ingin fokus pada sepakbola saya, gairah saya. Tidak ada yang tahu yanag terjadi di masa depan. Dalam lima, enam, tujuh tahun, say amungkin akan mengubah pikiran, lantas menjadi manajer, cetus Ronaldo seperti dikutip AS.

carhartt-japan.com judi bola online terpercaya Sumber: Sidomi